jujur aja, proyek ini bikin menggila. liat, sampai jam segini masih bangun gara2 ngerjain proyeknya. tapi seneng sih, selain karena faktor honor dan jalan-jalan keliling jawa baratnya juga karena gue terlibat langsung dalam pembenahan dan proses perbaikan kualitas pendidikan indonesia. terutama untuk pendidikan agama yang berintegrasi dengan pengetahuan umum. semoga proyek ini barokah, amin

alfisyahriyani:

choirunnisakfauziati:

I always love Dove Campaign about #WeAreBeautiful :”)

*nangissss banget pas nonton ini*

Hey ladies, cheer up! Coz #WeAreBeautiful!

We’re more beautiful than we think.

:”“) astaghfirullah. Harusnya bersyukur yah.

you are beautiful

(via syahrichoirrini)

"Boleh Jadi Itu yang Terbaik Untukmu"

taufiqsuryo:

Ada dua orang bersahabat..

yang satu bernama “Logika” dan yang satunya lagi bernama “Takdir”. Keduanya naik mobil dalam sebuah perjalanan yang panjang. Di tengah perjalan mobil mereka kehabisan bahan bakar. Keduanya berusaha melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sebelum datang waktu malam. Keduanya berusaha menemukan tempatberistirahat, setelah itu baru melanjutkan lagi perjalanan. Si Logika memutuskan untuk tidur di bawah sebatang pohon. Sedangkan si Takdir memilih tidur di tengah jalan.

Logika berkata kepada Takdir: Kamu gila! Kamu menjatuhkan dirimu kepada kematian. Boleh jadi ketika kamu tidur ada mobil yang lewat dan melindas tubuhmu. Takdir menjawab: Saya tidak akan tidur kecuali di tengah jalan ini. Boleh jadi ada mobil yang datang lalu ia melihatku dan mengajakku bersamanya.Akhirnya Logika betul-betul tidur di bawah pohon dan Takdir tidur di tengah jalan.Tidak beberapa lama setelah keduanya tertidur lewat sebuah mobil besar dalam kecepatan tinggi. Tatkala ia melihat seseorang tidur di tengah jalan, ia berusaha berhenti dengan mendadak, tapi sayang ia tidak bisa.Akhirnya ia membanting stir dan mobil itu berbelok ke arah pohon dan langsung menabrak Logika, dan selamatlah si Takdir.

Inilah kenyataan hidup. Takdir memainkan peranannya di tengah-tengah manusia. Kadang-kadang sekalipun ia bertentangan dengan Logika. Maka boleh jadi terjadinya delay dalam penerbangan ada keselamatan di balik itu. Boleh jadi tertunda kita mendapatkan hak kita karena ada hak orang lain yang selama ini kita abaikan dan kita tidak memperdulikan. Boleh jadi kita terlambat menikah ada keberkahan di balik itu. Boleh jadi kita belum dikaruniai anak ada kebaikan di balik itu. Boleh jadi ditolaknya lamaran kerja kita ada hikmah besar di balik itu.Tertundanya pertolongan dan kemenangan pasti ada manfaat yang sangat besar di belakang itu.

Thank you, Vid.

“Boleh jadi kalian membenci sesuatu padahal ia baik bagimu.”

Juara Bang dea !!

pertemuan dengan mata hanyalah untuk merangsang munculnya cinta. sedangkan pertemuan dengan doa itulah yang menumbuhkan cinta yang sebenarnya.

maka bertemulah dalam doa, mintalah dalam doa. karena dalam doa tidak ada batas antara makhluk dan Sang Pencipta

manis?

  1. di suatu sore yg dingin karena hujan.
  1. M : tehnya manis ga?
  1. B : hmm ngga. nggada rasanya malah haha
  1. M : yaah, maaf yaa .___.
  1. B : nggapapa ko :)
  1. (M meneguk teh milik sendiri)
  1. M : mm ini juga kurang manis .__., coba deh
  1. B : ini udah manis ko :)
  1. M : ah masa, ngga ah
  1. B : iya, manis,, kan minumnya sambil liat muka kamu :)
  1. M : @#%@^!&* -___-"
  1. B lagi belajar nggombal 'o'v
  1. M yg ga mempan digombalin xq

tentang memasang foto di meja tugas akhir

sepele sih, tapi memasang foto orang2 terdekat di meja, logbook, laporan, catatan tugas akhir selalu akan menambah motivasi untuk segera menyelesaikan tugas akhir.

btw, dibalik setiap foto tersimpan motivasi yang berbeda dan akhirnya akan mengarahkan tujuan dari selesainya tugas akhir tersebut. misalkan, masang foto orang tua akan mengarahkan selesainya tugas akhir agar membahagiakan orang tua. kalo masang foto lain ya berarti motivasinya juga lain tho.

finally, setiap amal akan bergantung pada niat. so, yuk luruskan niat tugas akhir 

tentang menjadi seorang pendidik


beralih sejenak dari REVISI LAPORAN KP… okey

ceritanya tadi sore saya ngobrol2 banyak bareng sama temen (bisa dibilang se geng lah hahaha), sama2 mahasiswa tingkat akhir lah, jadi pasti nyambung. seperti biasa, obrolannya ga jauh2 dari TA gimana, wisuda kapan, abis wisuda ngapain, lanjut S2 atau kerja, obrolan standar. tapi dibalik obrolan standar itu ada kalimat yang saya sering ulang2 setiap kali bicara tentang S2

kebanyakan orang yang saya temuin kemudian saya cerita tentang cita2 S2 mungkin bilang saya gila. pasalnya setiap saya cerita tentang mimpi S2, saya selalu menyebutkan UPI sebagai tujuan S2. mungkin memang masih jadi alternative plan dibanding plan-plan lain yang kata orang “lebih wah” dibanding SEKADAR ke UPI dan kuliah pendidikan. rata-rata orang akan mengangkat alis dan bilang “ngapain ke UPI? lo anak ITB gitu fan” atau “kayak ga ada kerjaan lain aja sampe banting setir dari saintis ke guru”.

jujur, kalo ngejar materi, saya coba melihat secara objektif. setiap orang butuh materi seenggaknya sebagai penunjang hidup. saya lihat itu sebagai sesuatu yang alamiah, toh “money doesn’t lie” itu selalu berlaku untuk setiap perkara yang ada di dunia ini. namanya juga dunia POST-Modern kalo kata kang yorga sama kang ucup mah (ga nyambung sih). dengan kondisi indonesia sekarang, saya selalu mengingat kata2 kedua orang tua saya “kalo pengen kaya materi, jangan pernah jadi guru atau pengajar. kalo seorang guru/pendidik pengen kaya dari mengajar, ga bakal sampai tuh tujuan pendidikan yang sebenernya. coba aja lihat sekarang berapa banyak guru2 di negeri maupun swasta yang gampang banget nerima amplop untuk kepentingan2 yang tidak sesuai dengan hakikat pendidikan yang sebenernya”. (mohon maaf kalo saya pukul rata)

kenapa saya masukan UPI sebagai plan setelah S1? kalo mau jujur saya berani bilang “ngajar itu passion saya dari SMA” entah karena kedua orang tua saya yang latar belakangnya juga guru dan dunia pendidikan, atau karena saya senang berinteraksi dengan orang banyak. ada yang tidak saya temui dari berbagai profesi (kalo bicara guru adalah sebuah profesi) yang hanya ada di guru. satu hal yang saya lihat dari para guru adalah bahwa ada suatu “LAPAK” bagi setiap guru untuk membentuk banyak sekali orang2 yang lebih baik dari generasi sebelumnya. belum lagi karena prinsip saya sebetulnya adalah “ilmu itu tidak harus banyak, yang penting bermanfaat”. ketika kelulusan SMA dulu doa yang paling banyak saya minta dari guru2 di SMA adalah “mudah2an ilmu saya bermanfaat” entah dalam bentuk apa.

well, dibalik semua itu, ini masih plan dan cita2. mudah2an yang terbaik yang akan terjadi. insya Allah, amin/

PENIPUAN #SAVEIQBAL

matakaca:

image

Orang ini bernama Risqie, dan dia adalah penipu. Dia sering terlihat di Pertigaan Setiabudi, Bandung (depan McD), di jalan Pasteur, dan di Gasibu Bandung.

Dalih yang dia gunakan adalah:

M. Iqbal adalah anak pertama dan satu-satunya penipu ini. Dan sejak 2 tahun yang lalu menderita…

About

M Irfan Hilmy Yusuf, 22, Microbiology, ITB, interested in history, politics, strategies, has a dream to become a future leader and strategiest...

being a leader is not about ability, it's about responsibility
-the core